Reses Waka DPRD Pekanbaru Andry Saputra Dibanjiri Keluhan Jalan Rusak dan Drainase Buruk di Rumbai

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Andry Saputra saat menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di wilayah Rumbai.

Pekanbaru, (MAFINEWS.COM) - Reses Wakil Ketua DPRD Pekanbaru di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 meliputi Rumbai Timur, Rumbai, dan Rumbai Barat dipenuhi berbagai aspirasi masyarakat, terutama terkait kondisi jalan rusak dan buruknya sistem drainase yang dinilai masih menjadi persoalan utama di wilayah tersebut.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Andry Saputra mengatakan, masih banyak jalan di wilayah Kecamatan Rumbai yang belum tersentuh semenisasi maupun perbaikan sehingga menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Permasalahan utama itu masih soal jalan. Di wilayah Kecamatan Rumbai masih ada jalan-jalan yang belum disemenisasi,” kata Andry, Selasa (14/4/2026).

Selain persoalan jalan, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait kondisi drainase yang dinilai belum mampu menampung aliran air secara maksimal. Dampaknya, genangan hingga banjir kerap terjadi di lingkungan permukiman warga saat hujan turun.

“Warga menyampaikan, hujan satu jam saja rumah mereka sudah kebanjiran. Artinya sistem drainase kita masih belum baik dan memadai,” ujarnya.

Politisi Gerindra tersebut menilai kondisi itu menunjukkan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan drainase, masih perlu ditingkatkan secara menyeluruh oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, baik pada jalan utama maupun lingkungan permukiman.

Ia memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam program pembangunan pemerintah melalui anggaran daerah.

“Kita akan dorong agar perbaikan jalan dan drainase ini menjadi prioritas, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Andry berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti persoalan yang dikeluhkan masyarakat secara bertahap sehingga warga bisa merasakan dampak pembangunan secara langsung.

“Kita ingin masyarakat bisa merasakan perubahan, terutama terkait infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan,” sebutnya. 

TERKAIT